1B116819
1KA14
Masyarakat
Desa dan Kota
PENGERTIAN MASYARAKAT
Saya akan menjelaskan
pengertian apa itu masyarakat serta beberapa perbedaan antara masyarakat
pedesaan dengan masyarakat perkotaan. Semoga informasi yang saya dapat serta
saya kaji ulang ini dapat membuat anda memiliki wawasan yang lebih bertambah
kaya lagi.
Masyarakat dapat
mempunyai arti yang luas dan sempit. Dalam arti luas masyarakat adalah
keseluruhan hubungan - hubungan dalam hidup bersama dan tidak dibatasi oleh
lingkungan, bangsa dan sebagainya. Atau dengan kata lain kebulatan dari semua
perhubungan dalam hidup bermasyarakat. Dalam arti sempit masyarakat adalah
sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-aspek tertentu, misalnya
territorial, bangsa, golongan dan sebagainya.
MASYARAKAT PEDESAAN
Masyarakat pedesaan
selalu memiliki ciri-ciri atau dalam hidup bermasyarakat, yang biasanya tampak
dalam perilaku keseharian mereka. Pada situasi dan kondisi tertentu, sebagian
karakteristik dapat digeneralisasikan pada kehidupan masyarakat desa di Jawa.
Namun demikian, dengan adanya perubahan sosial religius dan perkembangan era
informasi dan teknologi, terkadang sebagian karakteristik tersebut sudah “tidak
berlaku”. Masyarakat pedesaan juga ditandai dengan pemilikan ikatan perasaan
batin yang kuat sesama warga desa, yaitu perasaan setiap warga/anggota
masyarakat yagn amat kuat yang hakekatnya, bahwa seseorang merasa merupakan
bagian yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat dimanapun ia hidup
dicintainya serta mempunyai perasaan bersedia untuk berkorban setiap waktu demi
masyarakatnya atau anggota-anggota masyarakat, karena beranggapan sama-sama
sebgai masyarakat yang saling mencintai saling menghormati, mempunyai hak
tanggung jawab yang sama terhadap keselamatan dan kebahagiaan bersama di dalam
masyarakat.
Adapun ciri dari
sebuah masyarakat desa adalah sebagai berikut:
·
Didalam masyarakat pedesaan di antara warganya masih mempunyai hubungan
yang lebih erat dan mendalam dibandingkan dengan masyarakat lainnya serta masih
menjunjung tinggi sebuah satu kesatuan.
·
Sebagian besar warga masyarakat pedesaan hidup dari pertanian.
·
Masyarakat tersebut homogen, seperti dalam hal mata pencaharian, agama,
adat istiadat, dan lain sebagainya.
MASYARAKAT
PERKOTAAN
Masyarakat perkotaan
sering disebut urban community . Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan
pada sifat kehidupannya serta ciri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan
masyarakat pedesaan. Ada beberapa ciri yang menonjol pada masyarakat kota
yaitu:
Adapun ciri dari
sebuah masyarakat perkotaan adalah sebagai berikut:
·
Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan
di desa.
·
Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus
bergantung pada orang lain. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau
individu. Di kota – kota kehidupan keluarga sering sukar untuk disatukan, sebab
perbedaan kepentingan paham politik, perbedaan agama dan sebagainya.
·
Pembagian kerja di antra warga - warga kota juga lebih tegas dan mempunyai
batas - batas yang nyata.
·
Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota
biasanya terbuka dalam menerima pengaruh dari luar.
·
Interaksi yang terjadi lebih banyak terjadi berdasarkan pada faktor
kepentingan dari pada faktor pribadi.
Perbedaan Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan
1. Dalam Segi Agama
·
Masyarakat Pedesaan: Masyarakat pedesaan masih memegang teguh keagamaan
atau adat istiadat dari leluhur mereka, karena mereka menilai apa yang mereka
punya merupakan warisan dari para leluhur mereka, sehingga harus dipegang dan
dipertahankan secara teguh.
·
Masyarakat Perkotaan: Masyarakat perkotaan cenderung makin berkurang
ketekunannya dalam menjalankan ketaatannya dalam beribadah serta mulai
lunturnya kebiasan adat istiadat dikarenakan kondisi yang menuntut dimana
kesehariannya haruslah bekerja keras. Sehingga pada lingkup secara luas
cenderung hanya memikirkan hal yang bersifat duniawi saja.
2. Dalam Segi
Pekerjaan
·
Masyarakat Pedesaan: Mata pencaharian masyarakat pedesaan umumnya adalah bertani
atau bercocok tanam tapi tak sedikit juga yang bermata pencaharian berdagang,
sebab beberapa daerah pertanian tidak lepas dari kegiatan usaha.
·
Masyarakat Perkotaan: Masyarakat perkotaan pada umumnya mengacu pada
pekerjaan dalam bidang bisnis di suatu perusahaan bagi yang memiliki tingkat
kelulusan kurang lebih sebagai seorang Mahasiswa. sedangkan seringkali yang
memiliki tingkat pendidikan lebih rendah cenderung mendapatkan tingkat
pekerjaan yang statusnya lebih rendah juga. Disamping itu ada juga yang
merintis sebagai seorang wirausaha / wiraswasta.
3. Dalam Segi
Teknologi
·
Pada umumnya masyarakat perkotaan memiliki teknologi yang lebih maju
dibandingkan dengan masyarakat pedesaan, namun pada era globalisasi, sekarang
hal tersebut sudah tidak berlaku lagi dikarenakan pesatnya kemajuan dalam
bidang teknologi yang tidak mengenal batasan seorang penggunannya. Tapi
sayangnya masyarakat pedesaan sebagian besar berfikir dua kali terhadap
teknologi modern tersebut, selain harga teknologi itu sendiri yang cukup
tinggi, terkadang masyarakat belum mengetahui bagaimana cara memanfaatkan
teknologi modern tersebut di kehidupan sehari-hari, sehingga tak jarang jika
ditemukan masih banyak keluarga atau penduduk di pedesaan yang menggunakan alat
- alat tradisional.
Sumber :
http://imanuelhogi.blogspot.co.id/2015/02/perbedaan-masyarakat-pedesaan-dan.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar