TUGAS
MAKALAH
AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI
“AUDIT COMMAND LANGUAGE VERSI 7.0 ”
Kelas 4KA18
Dosen Pengampu : Budi Setiawan
Adhe
Yudha Pratama
|
1B116801
|
Herliati
Azizah
|
1B116924
|
Rany
Agustin Rahayu
|
1B116819
|
FAKULTAS
ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI
S1 SISTEM
INFORMASI
UNIVERSITAS
GUNADARMA
JAKARTA
2017
DAFTAR ISI
DAFTAR
ISI. i
BAB
I. 1
PENDAHULUAN.. 1
1.1 LATAR BELAKANG.. 1
1.2 RUMUSAN MASALAH.. 2
1.3 TUJUAN PEMBAHASAN.. 2
BAB
II. 3
PEMBAHASAN.. 3
2.1
PENGERTIAN ACL.. 3
2.2
SEJARAH ACL (Audit Command Language) 3
2.3
KEMAMPUAN ACL.. 4
2.4 MANFAAT SOFTWARE ACL.. 4
2.5 FITUR DAN KEMAMPUAN ACL
SOFTWARE TOOLS. 5
2.6 MANFAAT MENGGUNAKAN ACL SOFTWARE TOOLS. 6
2.8 RIVIEW SOFTWARE ACL VERSI
7.0. 8
2.8.1
Tampilan awal ACL versi 7.0. 8
2.8.2
Struktur menu ACL versi 7.0. 9
2.8.3
Cara membuat project baru pada ACL.. 9
2.8.4
Cara input file
baru pada ACL.. 10
2.8.5
Melakukan Edit
Input File Definition. 12
2.9 CARA UNTUK MEMUNCULKAN COMMAND LOG DAN MERAPIHKAN TAMPILAN 13
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Auditing Technologi Informasi muncul seiring
dengan pesat nyah teknologi informasi. Dimana peranan computer dalam proses
auditing sangat penting. Bahkan sekarang ini mulai dari input, proses, dan
output telah banyak yang menggunakan computer atau sudah tidak manual
lagi. perkembangan zaman banyak perusahan yang mengandalkan sistem
informasi sebagai pendukung jalannya operasional perusahaan. untuk mendukung
pencapaian visi dan misi perusahaan, maka pengolaan informasi sangat
dibutuhkan untuk tercapainya visi dan misi pada suatu perusahaan tersebut.
Semakin berkembangnya teknologi informasi akan semakin banyak ancaman-ancaman
yang akan terjadi dari dalam maupun luar perusahaan. Misalnya pada pemrosesan
komputer. Akan sangat mengkhawatirkan bila terjadi kesalahan dalam
pemrosesan di dalam komputer. Kerugian mulai dari tidak dipercayainya
perhitungan matematis sampai kepada ketergantungan kehidupan manusia. Untuk
mencegah ancaman-ancaman tersebut perusahaan membuat pengendalian-pengendalian
internal dan untuk memeriksa pengendalain tersebut telah mencapai tujuan atau
belum, maka diperlukanlah audit sistem informasi dalam suatu perusahaan atau
organisasi. Dukungan dengan adanya software untuk mengaudit sangat penting dan
sangat membantu, ada beberapa macam software diantarannya
ACL (Audit Command Language), IDEA (Interactive Data Analysis Software),
APG (Audit Program Generator), Audit Easy , EZ-R Status , QSAQ, Random Audit
Assistant, RAT-STATS, Auto Audit dan GRC on Demand. Dalam pembahasan kali ini akan membahas
lebih detail tentang ACL (Audit Command Language).
Apa itu ACL (Audit Command Language) ?
ACL adalah sebuah software yang dirancang secara
khusus untuk menganalisa data dan menghasilkan laporan audit baik untuk
pengguna biasa (common/ nontechnical users) maupun pengguna ahli (expert
users).
1.2 RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan pejelasan diatas, maka yang
menjadi permasalahan adalah
1.
Apa itu ACL
(Audit Command Language) ?
2.
Apa saja manfaat
dari ACL (Audit Command Language) ?
3.
Bagaimana
tahapan awal menggunakan software ACL Versi 7.0 ?
4.
Apa saja
fitur dan kemampuan dari tools-tools pada ACL (Audit Command Language) ?
5.
Apa
kelebihan dan kelemahan software ACL (Audit Command Language) ?
1.3 TUJUAN PEMBAHASAN
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah
untuk mengetahui lebih jelas tentang ACL(Audit Command Language), mengetahui
manfaat apa saja yag didapatkan saat menggunakan software ACL(Audit Command
Language), mengetahui cara membuat project baru pada ACL(Audit Command
Language), mengetahui kelebihan dan kelemahan software tersebut, dan mengetahui
fitur dan kemampuan tools-tools pada pada ACL(Audit Command Language).
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 PENGERTIAN ACL
ACL
atau Audit Command Language adalah software yang dirancang secara khusus untuk
audit, yang didesain untuk melakukan analisa data elektronik suatu perusahaan
dan membantu menyiapkan atau menghasilkan laporan audit baik untuk pengguna
biasa (common/ non technical users) maupun pengguna ahli (expert users) secara
mudah dan interaktif (saling terkait). Dengan menggunakan ACL pekerjaan audit
akan jauh lebih cepat, dapat dibandingkan dengan proses auditing manual yang
memerlukan waktu berjam-jam bahkan sampai berhari-hari. Dengan beberapa
kemampuan ACL, analisis data akan lebih efisien dan lebih meyakinkan.
2.2 SEJARAH ACL (Audit Command Language)
ACL
dikembangkan sejak tahun 1970-an oleh Prof. Hart J. Will dari Canada dan kemudian dikelola
oleh ACL Services Ltd,
Vancouver, Canada, dan merupakan pemimpin pasar dalam teknologi pengambilan
data, analisis data, serta pelaporan (hasil survey tahunan The Institute of Internal Auditors,
USA, 2005). ACL telah dikembangluaskan dengan fungsi untuk memenuhi kebutuhan analisis
data seluruh aktivitas bisnis operasional di dalam perusahaan, di antaranya
pada bidang audit untuk analisis data, pencocokan dan pembandingan data,
laporan penyimpangan, dsb; pada bidang IT (Information Technology) untuk
data migration, data cleansing, data matching, data
integrity testing; selain itu juga untuk analisis, konsolidasi,
rekonsiliasi data, dan pelaporan pada divisi lain seperti Keuangan, Pemasaran,
Distribusi, Operasional, dan lain sebagainya. ACL dapat membaca data dari
berbagai macam sistem yang terbentang mulai dari model sistem mainframe lama
hingga ke relational database modern. ACL adalah aplikasi yang
hanya ‘read-only’, ACL tidak pernah mengubah data sumber asli sehingga aman
untuk menganalisis jenis live-data. Keanekaragaman sumber data dan
teknologi akses data, cara mengakses data juga bervariasi dari satu sumber data
ke lain. ACL membaca beberapa sumber data secara langsung dengan mengimpor dan
menyalin sumber data sehingga dapat dianalisis. ACL dirancang khusus untuk
menganalisa data dan menghasilkan laporan audit baik untuk pengguna biasa (common/nontechnical
users) maupun pengguna ahli (expert users). Dengan menggunakan ACL,
pekerjaan auditing akan jauh lebih cepat daripada proses auditing secara manual
yang memerlukan waktu sampai berjam-jam bahkan sampai berhari-hari. Software ini
dapat melakukan akses data langsung ke dalam database ataupun
dalam bentuk teks file dalam waktu yang singkat tanpa menganggu
sistem yang sedang berjalan, melakukan proses verifikasi hasil dari data yang
diperoleh untuk menciptakan integrasi data yang dipercaya, dan hasil analisa
data yang dapat diandalkan. Semua dapat dilakukan dengan cepat, tepat, aman,
dan akurat.
2.3 KEMAMPUAN ACL
1. Mudah
dalam penggunaan (user friendly).
2. Built-in
audit dan analisis data secara fungsional.
3. Kemampuan
untuk mengeksport hasil audit ke berbagai macam format data.
4. Kemampuan
menangani ukuran file yang tidak terbatas.
5. Pembuatan
laporan yang berkualitas.
2.4
MANFAAT SOFTWARE ACL
1. Bagi
auditor: Penggunaan ACL akan membantu
mereka dalam melaksanakan tugas audit secara lebih terfokus, cepat, efisien,
efektif, dan murah dengan lingkup yang lebih luas dan analisis mendalam.
Indikasi penyimpangan dapat dilakukan dengan cepat, akurat, dan dengan beraneka
ragam analisis menggunakan ACL sehingga auditor dapat menemukan lebih banyak
penyimpangandan memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan pembuktian.
2. Untuk
manajemen termasuk profesi akunting dan keuangan: ACL dapat membantu mereka dalam menganalisis data dan
informasi perusahaan, pengujian pengendalian yang telah ada, dan pembuatan
laporan manajemen secara cepat dan fleksibel
3. Untuk
Sumber Daya Manusia/Pemeriksa, IT, dan lainnya: Dapat melakukan sistem pelaporan yang sesuai dengan
keinginan atau laporan yang diinginkan (independensi) dengan akurasi dan
kualitas data yang sangat bagus sehingga data pelaporan dapat dipercaya. Proses
pembuatan rekapitulasi dengan sangat cepat.
4. Audit berbantuan komputer dengan
menggunakan software Audit
Command Language dimulai dari pendefinisian berbagai macam tipe
data yang dapat dibaca oleh software ACL, analisa laporan
keuangan perusahaan dimulai dari Neraca beserta Rugi Laba ditelusuri ke
Buku Besar dengan menggunakan fungsi yang terdapat pada software ACL,
yaitu: Verification, Count, Total, Age, Search, Sort, Index, Statistic,
Profile, Summarize, Stratification, Sample, Export, Import, Extract, Relation,
Joint, Merge, pembuatan laporan yang dihasilkan dari fungsi yang ada di software ACl,
serta dilengkapi dengan pembuatan batch (meliputi tahapan pemeriksaan laporan
keuangan yang dirangkum menjadi satu program.
2.5
FITUR DAN KEMAMPUAN ACL SOFTWARE TOOLS
1.
Universal Data Access, yaitu dapat mengakses data dari
hampir semua jenis database yang ada (DBF, XLS, Text File,
report file, Oracle, SQL, DB2, AS/400 FDF, COBOL, dsb) dan semua platform(PC, minicomputer,
dan mainframe).
2.
Jumlah Data Besar, yaitu kemampuan dalam mengakses dan memproses data dalam
jumlah yang sangat besar (hingga ratusan juta record).
3.
Kecepatan Waktu Proses, kemampuannya untuk memproses dalam waktu yang singkat
walaupun data yang diproses dalam jumlah yang besar.
4.
Integritas Data, dengan kemampuan mengakses database 100% (tanpa
metode sampling) serta data yang bersifat Read Only yang
dapat menjamin orisinalitas, keamanan dan integritas data untuk pengolahan
menjadi informasi yang bermanfaat bagi user dan manajemen.
5.
Automasi, pembuatan aplikasi audit yang sangat cepat dan mudah untuk
melakukan automasi analisis data untuk efisiensi proses kerja.
6.
Multi File Process, dapat digunakan untuk menangani beberapa file sekaligus,
tanpa mengganggu operasional teknologi informasi yang dijalankan oleh
perusahaan.
7.
Log File Navigation, dilengkapi dengan log file untuk
pencatatan proses analisis yang telah dilakukan sehingga menghasilkan
suatu audit trail yang komprehensif.
8.
Fungsi Analisis yang Lengkap, dilengkapi fungsi-fungsi analisis
yang sangat lengkap yang dapat dengan mudah dikombinasikan dalam menghasilkan
temuan-temuan yang tidak pernah terkirakan sebelumnya.
9.
Pelaporan yang Handal, kemudahan untuk merancang laporan yang handal sarat
informasi yang bermanfaat serta dapat dikirimkan secara otomatis via email atau
integrasi ke dalam software aplikasi Crystal Report.
10.
IT Audit, kemudahan dalam menguji integritas data dan menganalisis
data yang ada di dalam database ataupun menganalisis user-user yang
telah masuk ke dalam suatu jaringan/network.
2.6
MANFAAT MENGGUNAKAN
ACL SOFTWARE TOOLS
1. Dapat membantu dalam mengAkses data
baik langsung (Direct) kedalam system jaringan ataupun tidak
langsung (InDirect) melalui media lain seperti softcopy dalam
bentuk teks file/report.
2. Menempatkan kesalahan dan
potensial fraud sebagai pembanding dan menganalisa file-file menurut
aturan-aturan yang ada.
3. Mengidentifikasi
kecenderungan/gejala-gejala, dapat juga menunjukan dengan tepat/sasaran
pengecualian data dan menyoroti potensial area yang menjadi perhatian.
4. Mengidentifikasi proses perhitungan
kembali dan proses verifikasi yang benar.
5. Mengidentifikasi persoalan sistem
pengawasan dan memastikan terpenuhinya permohonan dengan aturan-aturan yang
telah ditetapkan.
6. Aging dan menganalisa Account
Receivable/Payable atau beberapa transaksi lain dengan menggunakan
basis waktu yang sensitif.
7. Memulihkan biaya atau pendapatan
yang hilang dengan pengujian data pada data-data duplikasi pembayaran, menguji
data-data nomor Invoice/Faktur yang hilang atau pelayanan yang
tidak tertagih.
8. Menguji terhadap hubungan antara
authorisasi karyawan dengan supplier.
9. Melakukan proses Data
Cleansing dan Data Matching atau pembersihan data
dari data-data duplikasi terutama dari kesalahan pengetikan oleh End-User.
10. Dapat melaksanakan tugas pengawasan
dan pemeriksaaan dengan lebih fokus, cepat, efisien, dan efektif dengan lingkup
yang lebih luas dan analisa lebih mendalam. Mengidentifikasi penyimpangan (Fraud
Detection) dapat dilakukan dengan cepat dan akurat sehingga memiliki waktu
lebih banyak alam menganalisa data dan pembuktian.
2.7
KELEBIHAN DAN
KEKURANGAN AUDIT COMMAND LANGUAGE
·
Kelebihan ACL
(Audit Command Language) :
1. Bagi
auditor , penggunaan ACL akan membantu mereka dalam melaksanakan tugas audit
secara lebih terfokus, cepat, efisien, efektif, dan murah dengan lingkup yang
lebih luas dan analisis mendalam. Indikasi penyimpangan dapat dilakukan dengan
cepat, akurat, dan dengan beraneka ragam analisis menggunakan ACL sehingga
auditor dapat menemukan lebih banyak penyimpangandan memiliki lebih banyak
waktu untuk melakukan pembuktian.
2. Untuk
manajemen, termasuk profesi akunting dan keuangan, ACL dapat membantu mereka
dalam menganalisis data dan informasi perusahaan, pengujian pengendalian yang
telah ada, dan pembuatan laporan manajemen secara cepat dan fleksibel.
3. Untuk
Sumber Daya Manusia/Pemeriksa, IT dan lainya: Dapat melakukan sistem pelaporan
yang sesuai dengan keinginan atau laporan yang diinginkan (Independensi) dan
dengan Akurasi dan Kwalitas Data yang sangat bagus. Sehingga data pelaporan
dapat dipercaya. Proses pembuatan Rekapitulasi dengan sangat cepat. Pencarian
Duplikasi Data seperti Identitas Kewarganegaraan (1 Orang memiliki lebih dari 1
Identitas).
4. Untuk
membantu akuntan dalam melakukan pemeriksaan di lingkungan sistem informasi
berbasis komputer atau pemrosesan data elektronik.
5. Untuk
menemukan berbagai penyelewengan atau pola dalam transaksi yang dapat
mengindikasikan adanya kelemahan pengendalian atau kecurangan. Seperti
kecurangan dalam laporan keuangan (dilakukan oleh pihak manajemen), korupsi,
dan penyalahgunaan aset (dilakukan oleh karyawan).
6. Memungkinkan
para penggunanya untuk menggabungkan data dari sistem yang berbeda untuk
konversi, rekonsiliasi, dan kontrol sehingga dapat menjadi bagian dari sistem
yang terintegrasi.
7. ACL
dapat membaca langsung baik jenis EBCDIC atau ASCII, sehingga tidak perlu untuk
menngkonversi kedalam bentuk lain.
8. Mudah
dalam penggunaan.,, Built-in audit dan analisis data secara fungsional.
9. Kemampuan
menangani ukuran file yang tidak terbatas.
10. Kemampuan
mengekspor hasil audit.,, Pembuatan Laporan berkualitas tinggi.
·
Kelemahan ACL
(Audit Command Language) :
1. ACL
adalah aplikasi yang hanya 'read-only', ACL tidak pernah mengubah data sumber
asli sehingga aman untuk menganalisis jenis live-data.
2. Untuk
dapat mendeteksi berbagai kecurangan itu, auditor harus mempunyai pemahaman
yang baik atas pengendalian internal yang diterapkan oleh perusahaan beserta
kelemahan-kelemahannya. Dengan demikian, auditor dapat mengembangkan profil
kecurangan untuk mengidentifikasi berbagai karakteristik data yang diperkirakan
memiliki skema kecurangan jenis tertentu. Misalnya kecurangan dalam penggajian,
pembayaran ke pemasok fiktif, dan gali lubang tutup lubang dalam piutang
usaha.
3. Walaupun
manfaat yang didapatkan dengan menggunakan software ACL sangat banyak namun
karena biaya yang dikeluarkan sangat besar sehingga masih banyak kantor akuntan
yang menggunakan software ini. Hal inilah yang menjadi kendala para auditor
dalam menggunakan Teknik Audit Berbantuan Komputer, selain itu apabila ingin
menggunakan TABK haruslah melakukan pengembangan yang kontinyu kepada para staf
yang akan menggunakan software tersebut yang tentunya memerlukan biaya yang
tidak sedikit.
2.8 RIVIEW SOFTWARE ACL
VERSI 7.0
2.8.1 Tampilan awal ACL versi 7.0
2.8.2 Struktur menu ACL versi 7.0
Struktur menu pada
ACL for windows versi 7.0 digambarkan sebagai berikut :
2.8.3 Cara membuat project baru pada ACL
1.
Masuk ke ACL
for windows V. 7.0.
2.
Pada tampilan utama pilih menu File, kemudian pilih New
Project.
3.
Apabila ingin membuka kembali project yang sudah
tersimpan, pilih Open Project.
4.
Setelah memilih New Project, ketik nama project anda dalam kotak File Name.
5.
Klik save
2.8.4 Cara
input file baru pada ACL
1.
Klik No Input File pada pojok kanan atas tampilan
utama ACL.
2.
Setelah itu akan muncul tampilan Select Input File
Definition, pilih New.
3.
Kemudian pada tampilan Select Data Source, pilih
radio botton Disk, lalu Next.
4.
Kemudian pilih File yang ingin dibuka.
5.
Lalu pada tampilan Data Definition Wizard –
CharacterSet, pilih radio button PCs and all other types of computer, kemudian
pilih Next.
6.
Lalu pada tampilan Data Definition Wizard – File
Format, pilih radio button dBASEcompatible file, kemudian pilih Next.
7.
Lalu pada Data Definition Wizard – Final, pilih
Finish.
Lalu
apabila ada tampilan Input File ‘Untitled’ changed, Save As, klik OK.
2.8.5 Melakukan Edit Input File Definition
Input File Definition yang sudah
didefinisikan dapat di-edit kembali baik diperbaiki, dihapus maupun ditambah
field baru. Untuk mengaksesnya pilih menu Edit kemudian pilih Input File
Definition.
2.9 CARA UNTUK MEMUNCULKAN COMMAND LOG DAN MERAPIHKAN
TAMPILAN
1.
Untuk Memunculkan Command Log:
Pilih menu Window,
lalu pilih Open Command Log.
2.
Untuk Merapihkan Tampilan:
Pilih menu Window, l
alu pilih Arrange All.
DAFTAR PUSTAKA