Minggu, 05 November 2017

Audit Teknologi Sistem Informasi


TUGAS MAKALAH
AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI 
“AUDIT COMMAND LANGUAGE VERSI 7.0 ”




Kelas 4KA18

Dosen Pengampu :  Budi Setiawan









Adhe Yudha Pratama
1B116801
Herliati Azizah
1B116924
Rany Agustin Rahayu
1B116819




FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI

S1 SISTEM INFORMASI

UNIVERSITAS GUNADARMA

JAKARTA

2017




DAFTAR ISI


DAFTAR ISI. i
BAB I. 1
PENDAHULUAN.. 1
1.1       LATAR BELAKANG.. 1
1.2       RUMUSAN MASALAH.. 2
1.3       TUJUAN PEMBAHASAN.. 2
BAB II. 3
PEMBAHASAN.. 3
2.1 PENGERTIAN ACL.. 3
2.2 SEJARAH ACL (Audit Command Language) 3
2.3 KEMAMPUAN ACL.. 4
2.4       MANFAAT SOFTWARE ACL.. 4
2.5       FITUR DAN KEMAMPUAN ACL SOFTWARE TOOLS. 5
2.6       MANFAAT MENGGUNAKAN ACL SOFTWARE TOOLS. 6
2.8       RIVIEW SOFTWARE ACL VERSI 7.0. 8
2.8.1 Tampilan awal ACL versi 7.0. 8
2.8.2 Struktur menu ACL versi 7.0. 9
2.8.3 Cara membuat project baru pada ACL.. 9
2.8.4 Cara input file baru pada ACL.. 10
2.8.5 Melakukan Edit Input File Definition. 12
2.9       CARA UNTUK MEMUNCULKAN COMMAND LOG DAN MERAPIHKAN TAMPILAN   13
DAFTAR PUSTAKA.. 14




BAB I

PENDAHULUAN


1.1  LATAR BELAKANG


Auditing Technologi Informasi muncul seiring dengan pesat nyah teknologi informasi. Dimana peranan computer dalam proses auditing sangat penting. Bahkan sekarang ini mulai dari input, proses, dan output telah banyak yang menggunakan computer atau sudah tidak manual lagi. perkembangan zaman banyak perusahan yang mengandalkan sistem informasi sebagai pendukung jalannya operasional perusahaan. untuk mendukung pencapaian visi dan misi perusahaan, maka  pengolaan informasi sangat dibutuhkan untuk tercapainya visi dan misi pada suatu perusahaan tersebut. Semakin berkembangnya teknologi informasi akan semakin banyak ancaman-ancaman yang akan terjadi dari dalam maupun luar perusahaan. Misalnya pada pemrosesan komputer.  Akan sangat mengkhawatirkan bila terjadi kesalahan dalam pemrosesan di dalam komputer. Kerugian mulai dari tidak dipercayainya perhitungan matematis sampai kepada ketergantungan kehidupan manusia. Untuk mencegah ancaman-ancaman tersebut perusahaan membuat pengendalian-pengendalian internal dan untuk memeriksa pengendalain tersebut telah mencapai tujuan atau belum, maka diperlukanlah audit sistem informasi dalam suatu perusahaan atau organisasi. Dukungan dengan adanya software untuk mengaudit sangat penting dan sangat membantu, ada beberapa macam software diantarannya ACL (Audit Command Language), IDEA (Interactive Data Analysis Software), APG (Audit Program Generator), Audit Easy , EZ-R Status , QSAQ, Random Audit Assistant, RAT-STATS, Auto Audit dan GRC on Demand. Dalam pembahasan kali ini akan membahas lebih detail tentang ACL (Audit Command Language).

Apa itu ACL (Audit Command Language) ?

ACL adalah sebuah software yang dirancang secara khusus untuk menganalisa data dan menghasilkan laporan audit baik untuk pengguna biasa (common/ nontechnical users)  maupun pengguna ahli (expert users).


1.2  RUMUSAN MASALAH


Berdasarkan pejelasan diatas, maka yang menjadi permasalahan adalah
1.      Apa itu ACL (Audit Command Language)  ?
2.      Apa saja manfaat dari ACL (Audit Command Language) ?
3.      Bagaimana tahapan awal menggunakan software ACL Versi 7.0 ?
4.      Apa saja fitur dan kemampuan dari tools-tools pada ACL (Audit Command Language)  ?
5.      Apa kelebihan dan kelemahan software ACL (Audit Command Language) ?


1.3  TUJUAN PEMBAHASAN


Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui lebih jelas tentang ACL(Audit Command Language), mengetahui manfaat apa saja yag didapatkan saat menggunakan software ACL(Audit Command Language), mengetahui cara membuat project baru pada ACL(Audit Command Language), mengetahui kelebihan dan kelemahan software tersebut, dan mengetahui fitur dan kemampuan tools-tools pada pada ACL(Audit Command Language).



BAB II

PEMBAHASAN


2.1 PENGERTIAN ACL


ACL atau Audit Command Language adalah software yang dirancang secara khusus untuk audit, yang didesain untuk melakukan analisa data elektronik suatu perusahaan dan membantu menyiapkan atau menghasilkan laporan audit baik untuk pengguna biasa (common/ non technical users) maupun pengguna ahli (expert users) secara mudah dan interaktif (saling terkait). Dengan menggunakan ACL pekerjaan audit akan jauh lebih cepat, dapat dibandingkan dengan proses auditing manual yang memerlukan waktu berjam-jam bahkan sampai berhari-hari. Dengan beberapa kemampuan ACL, analisis data akan lebih efisien dan lebih meyakinkan.

2.2 SEJARAH ACL (Audit Command Language)


ACL dikembangkan sejak tahun 1970-an oleh Prof. Hart J. Will dari Canada dan kemudian dikelola oleh ACL Services Ltd, Vancouver, Canada, dan merupakan pemimpin pasar dalam teknologi pengambilan data, analisis data, serta pelaporan (hasil survey tahunan The Institute of Internal Auditors, USA, 2005). ACL telah dikembangluaskan dengan fungsi untuk memenuhi kebutuhan analisis data seluruh aktivitas bisnis operasional di dalam perusahaan, di antaranya pada bidang audit untuk analisis data, pencocokan dan pembandingan data, laporan penyimpangan, dsb; pada bidang IT (Information Technology) untuk data migrationdata cleansingdata matchingdata integrity testing; selain itu juga untuk analisis, konsolidasi, rekonsiliasi data, dan pelaporan pada divisi lain seperti Keuangan, Pemasaran, Distribusi, Operasional, dan lain sebagainya. ACL dapat membaca data dari berbagai macam sistem yang terbentang mulai dari model sistem mainframe lama hingga ke relational database modern. ACL adalah aplikasi yang hanya ‘read-only’, ACL tidak pernah mengubah data sumber asli sehingga aman untuk menganalisis jenis live-data. Keanekaragaman sumber data dan teknologi akses data, cara mengakses data juga bervariasi dari satu sumber data ke lain. ACL membaca beberapa sumber data secara langsung dengan mengimpor dan menyalin sumber data sehingga dapat dianalisis. ACL dirancang khusus untuk menganalisa data dan menghasilkan laporan audit baik untuk pengguna biasa (common/nontechnical users) maupun pengguna ahli (expert users). Dengan menggunakan ACL, pekerjaan auditing akan jauh lebih cepat daripada proses auditing secara manual yang memerlukan waktu sampai berjam-jam bahkan sampai berhari-hari. Software ini dapat melakukan akses data langsung ke dalam database ataupun dalam bentuk teks file dalam waktu yang singkat tanpa menganggu sistem yang sedang berjalan, melakukan proses verifikasi hasil dari data yang diperoleh untuk menciptakan integrasi data yang dipercaya, dan hasil analisa data yang dapat diandalkan. Semua dapat dilakukan dengan cepat, tepat, aman, dan akurat.

2.3 KEMAMPUAN ACL


1.      Mudah dalam penggunaan (user friendly).
2.      Built-in audit dan analisis data secara fungsional.
3.      Kemampuan untuk mengeksport hasil audit ke berbagai macam format data.
4.      Kemampuan menangani ukuran file yang tidak terbatas.
5.      Pembuatan laporan yang berkualitas.

2.4  MANFAAT SOFTWARE ACL

1.      Bagi auditor: Penggunaan ACL akan membantu mereka dalam melaksanakan tugas audit secara lebih terfokus, cepat, efisien, efektif, dan murah dengan lingkup yang lebih luas dan analisis mendalam. Indikasi penyimpangan dapat dilakukan dengan cepat, akurat, dan dengan beraneka ragam analisis menggunakan ACL sehingga auditor dapat menemukan lebih banyak penyimpangandan memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan pembuktian.
2.      Untuk manajemen termasuk profesi akunting dan keuangan: ACL dapat membantu mereka dalam menganalisis data dan informasi perusahaan, pengujian pengendalian yang telah ada, dan pembuatan laporan manajemen secara cepat dan fleksibel
3.      Untuk Sumber Daya Manusia/Pemeriksa, IT, dan lainnya: Dapat melakukan sistem pelaporan yang sesuai dengan keinginan atau laporan yang diinginkan (independensi) dengan akurasi dan kualitas data yang sangat bagus sehingga data pelaporan dapat dipercaya. Proses pembuatan rekapitulasi dengan sangat cepat.
4.      Audit berbantuan komputer dengan menggunakan software Audit Command Language dimulai dari pendefinisian berbagai macam tipe data yang dapat dibaca oleh software ACL, analisa laporan keuangan perusahaan dimulai dari Neraca  beserta Rugi Laba ditelusuri ke Buku Besar dengan menggunakan fungsi yang terdapat pada software ACL, yaitu:  Verification, Count, Total, Age, Search, Sort, Index, Statistic, Profile, Summarize, Stratification, Sample, Export, Import, Extract, Relation, Joint, Merge, pembuatan laporan yang dihasilkan dari fungsi yang ada di software ACl, serta dilengkapi dengan pembuatan batch (meliputi tahapan pemeriksaan laporan keuangan yang dirangkum menjadi satu program.

 

2.5  FITUR DAN KEMAMPUAN ACL SOFTWARE TOOLS

1.      Universal Data Access, yaitu dapat mengakses data dari hampir semua jenis database yang ada (DBF, XLS, Text File, report file, Oracle, SQL, DB2, AS/400 FDF, COBOL, dsb) dan semua platform(PC, minicomputer, dan mainframe).
2.      Jumlah Data Besar, yaitu kemampuan dalam mengakses dan memproses data dalam jumlah yang sangat besar (hingga ratusan juta record).
3.      Kecepatan Waktu Proses, kemampuannya untuk memproses dalam waktu yang singkat walaupun data yang diproses dalam jumlah yang besar.
4.      Integritas Data, dengan kemampuan mengakses database 100% (tanpa metode sampling) serta data yang bersifat Read Only yang dapat menjamin orisinalitas, keamanan dan integritas data untuk pengolahan menjadi informasi yang bermanfaat bagi user dan manajemen.
5.      Automasi, pembuatan aplikasi audit yang sangat cepat dan mudah untuk melakukan automasi analisis data untuk efisiensi proses kerja.
6.      Multi File Process, dapat digunakan untuk menangani beberapa file sekaligus, tanpa mengganggu operasional teknologi informasi yang dijalankan oleh perusahaan.
7.      Log File Navigation, dilengkapi dengan log file untuk pencatatan proses analisis yang telah dilakukan sehingga menghasilkan suatu audit trail yang komprehensif.
8.      Fungsi Analisis yang Lengkap, dilengkapi fungsi-fungsi analisis yang sangat lengkap yang dapat dengan mudah dikombinasikan dalam menghasilkan temuan-temuan yang tidak pernah terkirakan sebelumnya.
9.      Pelaporan yang Handal, kemudahan untuk merancang laporan yang handal sarat informasi yang bermanfaat serta dapat dikirimkan secara otomatis via email atau integrasi ke dalam software aplikasi Crystal Report.
10.  IT Audit, kemudahan dalam menguji integritas data dan menganalisis data yang ada di dalam database ataupun menganalisis user-user yang telah masuk ke dalam suatu jaringan/network.

2.6  MANFAAT MENGGUNAKAN ACL SOFTWARE TOOLS

1.      Dapat membantu dalam mengAkses data baik langsung (Direct) kedalam system jaringan ataupun  tidak langsung (InDirect) melalui media lain seperti softcopy dalam bentuk teks file/report.
2.      Menempatkan kesalahan dan potensial fraud sebagai pembanding dan menganalisa file-file menurut aturan-aturan yang ada.
3.      Mengidentifikasi kecenderungan/gejala-gejala, dapat juga menunjukan dengan tepat/sasaran pengecualian data dan menyoroti potensial area yang menjadi perhatian.
4.      Mengidentifikasi proses perhitungan kembali dan proses verifikasi yang benar.
5.      Mengidentifikasi persoalan sistem pengawasan dan memastikan terpenuhinya permohonan dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan.
6.      Aging dan menganalisa Account Receivable/Payable atau beberapa transaksi lain dengan menggunakan basis waktu yang sensitif.
7.      Memulihkan biaya atau pendapatan yang hilang dengan pengujian data pada data-data duplikasi pembayaran, menguji data-data nomor Invoice/Faktur yang hilang atau pelayanan yang tidak tertagih.
8.      Menguji terhadap hubungan antara authorisasi karyawan dengan supplier.
9.      Melakukan proses Data Cleansing dan Data Matching atau pembersihan data dari data-data duplikasi terutama dari kesalahan pengetikan oleh End-User.
10.  Dapat melaksanakan tugas pengawasan dan pemeriksaaan dengan lebih fokus, cepat, efisien, dan efektif dengan lingkup yang lebih luas dan analisa lebih mendalam. Mengidentifikasi penyimpangan (Fraud Detection) dapat dilakukan dengan cepat dan akurat sehingga memiliki waktu lebih banyak alam menganalisa data dan pembuktian.

2.7  KELEBIHAN DAN KEKURANGAN AUDIT COMMAND LANGUAGE

·         Kelebihan ACL (Audit Command Language) :

1.      Bagi auditor , penggunaan ACL akan membantu mereka dalam melaksanakan tugas audit secara lebih terfokus, cepat, efisien, efektif, dan murah dengan lingkup yang lebih luas dan analisis mendalam. Indikasi penyimpangan dapat dilakukan dengan cepat, akurat, dan dengan beraneka ragam analisis menggunakan ACL sehingga auditor dapat menemukan lebih banyak penyimpangandan memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan pembuktian.
2.      Untuk manajemen, termasuk profesi akunting dan keuangan, ACL dapat membantu mereka dalam menganalisis data dan informasi perusahaan, pengujian pengendalian yang telah ada, dan pembuatan laporan manajemen secara cepat dan fleksibel.
3.      Untuk Sumber Daya Manusia/Pemeriksa, IT dan lainya: Dapat melakukan sistem pelaporan yang sesuai dengan keinginan atau laporan yang diinginkan (Independensi) dan dengan Akurasi dan Kwalitas Data yang sangat bagus. Sehingga data pelaporan dapat dipercaya. Proses pembuatan Rekapitulasi dengan sangat cepat. Pencarian Duplikasi Data seperti Identitas Kewarganegaraan (1 Orang memiliki lebih dari 1 Identitas).
4.      Untuk membantu akuntan dalam melakukan pemeriksaan di lingkungan sistem informasi berbasis komputer atau pemrosesan data elektronik.
5.      Untuk menemukan berbagai penyelewengan atau pola dalam transaksi yang dapat mengindikasikan adanya kelemahan pengendalian atau kecurangan. Seperti kecurangan dalam laporan keuangan (dilakukan oleh pihak manajemen), korupsi, dan penyalahgunaan aset (dilakukan oleh karyawan).
6.      Memungkinkan para penggunanya untuk menggabungkan data dari sistem yang berbeda untuk konversi, rekonsiliasi, dan kontrol sehingga dapat menjadi bagian dari sistem yang terintegrasi.
7.      ACL dapat membaca langsung baik jenis EBCDIC atau ASCII, sehingga tidak perlu untuk menngkonversi kedalam bentuk lain.
8.      Mudah dalam penggunaan.,, Built-in audit dan analisis data secara fungsional.
9.      Kemampuan menangani ukuran file yang tidak terbatas.
10.  Kemampuan mengekspor hasil audit.,, Pembuatan Laporan berkualitas tinggi.
·         Kelemahan ACL (Audit Command Language) :

1.      ACL adalah aplikasi yang hanya 'read-only', ACL tidak pernah mengubah data sumber asli sehingga aman untuk menganalisis jenis live-data.
2.      Untuk dapat mendeteksi berbagai kecurangan itu, auditor harus mempunyai pemahaman yang baik atas pengendalian internal yang diterapkan oleh perusahaan beserta kelemahan-kelemahannya. Dengan demikian, auditor dapat mengembangkan profil kecurangan untuk mengidentifikasi berbagai karakteristik data yang diperkirakan memiliki skema kecurangan jenis tertentu. Misalnya kecurangan dalam penggajian, pembayaran ke pemasok fiktif, dan gali lubang tutup lubang dalam piutang usaha. 
3.      Walaupun manfaat yang didapatkan dengan menggunakan software ACL sangat banyak namun karena biaya yang dikeluarkan sangat besar sehingga masih banyak kantor akuntan yang menggunakan software ini. Hal inilah yang menjadi kendala para auditor dalam menggunakan Teknik Audit Berbantuan Komputer, selain itu apabila ingin menggunakan TABK haruslah melakukan pengembangan yang kontinyu kepada para staf yang akan menggunakan software tersebut yang tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit.

2.8 RIVIEW SOFTWARE ACL VERSI 7.0

2.8.1 Tampilan awal ACL versi 7.0

2.8.2 Struktur menu ACL versi 7.0


Struktur menu pada ACL for windows versi 7.0 digambarkan sebagai berikut :





2.8.3 Cara membuat project baru pada ACL


1.         Masuk ke ACL for windows V. 7.0.

2.         Pada tampilan utama pilih menu File, kemudian pilih New Project.




3.         Apabila ingin membuka kembali project yang sudah tersimpan, pilih Open     Project.

4.         Setelah memilih New Project, ketik nama project anda dalam kotak File Name.



5.         Klik save

               

2.8.4 Cara input file baru pada ACL

1.         Klik No Input File pada pojok kanan atas tampilan utama ACL.




2.         Setelah itu akan muncul tampilan Select Input File Definition, pilih New.




3.         Kemudian pada tampilan Select Data Source, pilih radio botton Disk, lalu Next.






4.         Kemudian pilih File yang ingin dibuka.


5.         Lalu pada tampilan Data Definition Wizard – CharacterSet, pilih radio button PCs and all other types of computer, kemudian pilih Next.




6.         Lalu pada tampilan Data Definition Wizard – File Format, pilih radio button dBASEcompatible file, kemudian pilih Next.







7.         Lalu pada Data Definition Wizard – Final, pilih Finish.


Lalu apabila ada tampilan Input File ‘Untitled’ changed, Save As, klik OK.

2.8.5 Melakukan Edit Input File Definition


Input File Definition yang sudah didefinisikan dapat di-edit kembali baik diperbaiki, dihapus maupun ditambah field baru. Untuk mengaksesnya pilih menu Edit kemudian pilih Input File Definition.




2.9 CARA UNTUK MEMUNCULKAN COMMAND LOG DAN MERAPIHKAN TAMPILAN


1.      Untuk Memunculkan Command Log:
Pilih menu Window,
lalu pilih Open Command Log.

2.      Untuk Merapihkan Tampilan:
Pilih menu Window, l
alu pilih Arrange All.



DAFTAR PUSTAKA