SISTEM
INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA
Rany
Agustin Rahayu
1B116819-5KA48
Apa yang dimaksud dengan analisis/evaluasi
pekerjaan dan desain pekerjaan ?
Yang dimaksud dengan analisis pekerjaan
adalah proses pengumpulan informasi mengenai suatu pekerjaan yang dilakukan
oleh seorang pekerja yang dilaksanakan dengan cara mengamati atau mengadakan
interview terhadap pekerja dengan bukti-bukti yang benar dari supervisor. Analisis
pekerjaan ini akan menghasilkan suatu daftar uraian pekerjaan pernyataan
tertulis mengenai kewajiban-kewajiban pekerja dan bisa juga mencakup standart
kualifikasi, yang merinci pendidikan dan pengalaman minimal yang diperlukan
bagi seorang pekerja untuk melaksanakan kewajiban-kewajiban dari kedudukannya
secara memuaskan.
Analisis pekerjaan adalah studi sistematis
mengenai tugas, kewajiban, dan tanggung jawab dari suatu pekerjaan, serta
pengetahuan, kemampuan, dan keahlian yang dibutuhkan untuk mengerjakan
pekerjaan tersebut. Analisis pekerjaan adalah titik awal untuk hampir semua
fungsi personalia dan analisis ini sangat penting untuk mengembangkan cara
penilaian personalia (Wheaton & Whetzel, 1997). Analisis pekerjaan dilakukan oleh individu
yang sungguh memahami orang-orang, pekerjaan dan keseluruhan sistem organisasi.
Dalam realitanya analisis pekerjaan dilaksanakan oleh pakar job analysis, Job
Analyser dari luar, supervisor, dan manager. Orang yang menganalisis pekerjaan
harus terlatih dalam metode penelitian dasar selain itu juga harus ahli dalam
teknik pengukuran objektif agar dapat menghasilkan analisis yang akurat.
Desain pekerjaan adalah fungsi penetapan
kegiatan kerja seorang atau sekelompok karyawan secara organisasional. Tujuan
Desain Pekerjaan untuk mengatur penugasan kerja supaya dapat memenuhi kebutuhan
organisasi. Beberapa elemen-elemen desain pekerjaan : elemen
organisasional, elemen lingkungan, elemen keperilakuan.
Berikut contoh
struktur organisasi perusahaan PT Garuda Indonesia :
STRUKTUR ORGANISASI PT.GARUDA INDONESIA
Sejarah
PT. Garuda Indonesia
Garuda Indonesia adalah
maskapai penerbangan nasional Indonesia. Garuda adalah nama burung mitos dalam
legenda pewayangan. Garuda Indonesia berkantor pusat di Cengkareng, Jakarta,
Indonesia. Selain berpusat di Jakarta, Garuda Indonesia juga memiliki kantor
perwakilan yang tersebar di hampir seluruh kota besar di Indonesia dan juga
kota-kota di luar negeri. Pada tanggal 26 Januari 1949 pesawat Dakota RI-001
“Seulawah” diterbangkan dari Calcutta menuju Rangoon untuk melaksanakan misi
niaganya yang pertama kali. Itulah perusahaan pembawa bendera negara Republik
Indonesia pertama yang mengudara di angkasa jagad raya. Peristiwa tersebut
telah dijadikan sebagai hari lahirnya Garuda Indonesia yang baru dapat
beroperasi pada tanggal 1 Maret 1950 dengan sejumlah pesawat yang diterima
pemerintah Republik Indonesia dari perusahaan penerbangan KLM. Armada Garuda
Indonesia yang pertama untuk melayani jaringan penerbangan di dalam negeri
terdiri dari 20 pesawat DC-3/C-47 dan 8 pesawat jenis PBY – Catalina Amphibi.
Untuk melebarkan sayapnya, Garuda kemudian mengadakan pembaruan armadanya yang
tiba antara bulan Oktober 1950 dan Februari 1958 sehingga menjadi : DC 3/C-47
20 pesawat, Convair liner –240 8 pesawat, Convair liner- 340 8 pesawat, Convair
liner – 440 8 pesawat, De Haviland Heron 14 pesawat. 9 Jaringan penerbangan
Garuda Indonesia kemudian diperluas meliputi seluruh wilayah Republik Indonesia
kecuali Irian Jaya sedangkan ke luar negeri menjangkau kota-kota Singapura,
Bangkok dan Manila. Disebabkan alasan teknis maka seluruh pesawat De Haviland
Heron di hapus dari kekuatan armada Garuda. Selanjutnya antara tahun 1960 dan
1966 Garuda Indonesia mendapatkan tambahan armadanya lagi berupa
pesawat-pesawat bermesin jet seperti : Convair liner 990 A 3 pesawat, Lockheed
Electra L188C 3 pesawat, Douglas DC-8-55 1 pesawat. Garuda semakin berkembang
dan seluruh pesawatnya kemudian terdiri dari pesawat bermesin jet. Kekuatan
armadanya berturut-turut ditambah dengan tipetipe pesawat seperti; Douglas
DC-10, Boeing B-747, Airbus A-300, dan A-330. Kegiatan Garuda lainnya adalah
mengangkut ribuan jemaah haji setiap tahunnya. Selain itu Garuda Indonesia juga
merupakan sarana angkutan bagi kunjungan resmi Kepala Negara ke berbagai
negara. Sebagai perusahaan penerbangan pembawa bendera bangsa nasional, Garuda
Indonesia berjuang sekuat tenaga dalam menegakkan citra bangsa dan negara
melalui pelayanannya. Kini jaringan penerbangan Garuda Indonesia telah
menjangkau seluruh wilayah Republik Indonesia, sedangkan keluar negeri meliputi
kota-kota di benua Asia, Australia dan Eropa.
Asal
Nama Garuda Indonesia
Pada tanggal 25 Desember
1949, wakil dari KLM yang juga teman dari Presiden Soekarno yaitu Dr.
Konijnenburg, menghadap dan melapor kepada Presiden di Yogyakarta bahwa KLM
Interinsulair Bedrijf akan diserahkan kepada pemerintah sesuai dengan hasil
Konferensi Meja Bundar (KMB) dan meminta kepada beliau memberi nama bagi
perusahaan tersebut karena pesawat yang akan membawanya dari Yogyakarta ke
Jakarta nanti akan dicat sesuai nama itu. Menanggapi hal tersebut, Presiden
Soekarno menjawab dengan mengutip satu baris dari sebuah sajak bahasa Belanda
gubahan pujangga terkenal, Raden Mas Noto Soeroto di zaman kolonial, yaitu Ik
ben Garuda, Vishnoe’s vogel, die zijn vleugels uitslaat hoog boven uw eilanden yang
berarti Aku adalah Garuda, burung milik Wisnu yang membentangkan sayapnya
menjulang tinggi d iatas kepulauanmu Maka pada tanggal 28 Desember 1949,
terjadi penerbangan yang bersejarah yaitu pesawat DC-3 dengan registrasi PK-DPD
milik KLM Interinsulair terbang membawa Presiden Soekarno dari Yogyakarta ke
Kemayoran – Jakarta untuk pelantikannya sebagai Presiden Republik Indonesia
Serikat (RIS) dengan logo baru, Garuda Indonesian Airways, nama yang diberikan
Presiden Soekarno kepada perusahaan penerbangan pertama ini.
Logo
Perusahaan
Logo perusahaan
mengandung arti sebagai berikut : Kepala Burung Garuda melambangkan Lambang
Negara Republik Indonesia, Lima (5) Bulu Sayap melambangkan Pancasila, dan Warna
Biru melambangkan Langit Angkasa.
Struktur
Organisasi
Struktur organisasi
merupakan elemen penting untuk menjalankan aktivitas perusahaan yang
menggambarkan hubungan wewenang dan tanggung jawab bagi setiap karyawan yang
ada dalam perusahaan. Dengan adanya struktur organisasi yang jelas, maka seluruh
aktivitas perusahaan dapat dilaksanakan dengan baik dan mengarah pada tujuan
yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Selain itu, untuk mencapai tujuan dasar
kerja sama yang mempunyai bentuk dan susunan yang jelas dalam tiap-tiap
tugasnya serta menegaskan hubungan antara satu sama lain.
Fungsi-fungsi organisasi
di PT. Garuda Indonesia pada tiap bagian adalah sebagai berikut:
- Tugas dan wewenang Direktur
Utama Garuda (Chief Executive Officer) :
- Melaksanakan kepengurusan
perseroan untuk kepentingan dan tujuan perseroan dan bertindak selaku
pimpinan dalam kepengurusan tersebut dan memelihara mengurus kekayaan
perseroan.
- Direksi bertanggung jawab penuh
dalam melakukan tugasnya untuk kepentingan perseroan dalam mencapai maksud
dan tujuannya, setiap anggota direksi wajib dengan itikad baik dan penuh
tanggung jawab untuk menjalankan tugas untuk kepentingan dan usaha perseroan
dengan mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
- Direksi berhak mewakili
perseroan di dalam dan di luar pengadilan serta melakukan segala tindakan
dan perbuatan baik mengenai kepengurusan maupun kepemilikan serta
meningkatkan hubungan perseroan dengan pihak lain.
- Direksi berhak untuk menetapkan
kebijaksanaan dalam memimpin dan mengurus perseroan, mengatur
ketentuan-ketentuan tentang kepegawaian perseroan termasuk penetapan gaji,
pensiun atau jaminan hari tua dan penghasilan lain bagi para pegawai dan
menjalankan tindakan-tindakan lainnya baik mengenai pengurusan maupun
pemilikan sesuai dengan ketentuanketentuan yang diatur dalam AD dan
ditetapkan oleh RUPS dan direksi berkewajiban mengusahakan dan menjamin
terlaksananya usaha dan kegiatan perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan
serta kegiatan usahanya.
- Memberikan pertanggungjawaban
dan segala keterangan tentang keadaan dan jalannya perseroan berupa
laporan tahunan termasuk perhitungan tahunan kepada RUPS.
- Memberikan laporan berkala
menurut cara-cara dan waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan
menyiapkan susunan organisasi perseroan lengkap dengan perincian tugasnya.
- Direktorat Strategi dan Umum (EVP Strategy & Corp. Affairs) Corporate Planning, Human Resources Development, Corporate Communication dan Corporate Security adalah unit-unit yang menjalankan fungsi strategis dan fungsi umum yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada : Direktur Strategi dan Umum : Corporate Secretary adalah unit yang menjalankan fungsi-fungsi legal dan umum perusahaan yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada Direksi. Corporate System Support & Development adalah unit yang menjalankan fungsi pengembangan system perusahaan yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada Direksi. Aviation Safety adalah unit yang menjalankan fungsi keselamatan penerbangan yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada Direksi Utama. Internal Audit adalah unit yang menjalankan fungsi pengawasan internal yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada Direktur Utama. Perwakilan Setempat adalah unit yang menjalankan fungsi pemasaran dan penjualan serta bertindak sebagai perwakilan perusahaan untuk wilayah pasar yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada Direksi.
- Direktorat Keuangan (EVP
Finance) Treasury Management, Financial Accounting, Manajerial
Accouting&Controlling adalah unit-unit yang menjalankan fungsi
manajemen keuangan, yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada
Direktur Keuangan.
- Direktorat Operasi (EVP
Operation) Flight Safety, Operation Planning & Control, Flight
Operations, Cabin Services dan Operation Support & Development adalah
unitunit yang menjalankan fungsi operasional penerbangan yang memenuhi
persyaratan keselamatan penerbangan serta kenyamanan pemakai jasa
penerbangan, yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada Direktur
Operasi.
- Direktorat Teknik (EVP
Engineering & Maintenance) Line Maintenance, Engineering Material,
Quality Assurance dan Cooperation & System Development adalah
unit-unit yang menjalankan fungsi perawatan armada yang memenuhi standar
internasional, yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada Direktur
Teknik.
- Direktorat Niaga (EVP Commercial) Marketing Development, Network Management, Passenger Services, Revenue Management, Cargo, Haji / Umroh / Workers adalah unitunit yang menjalankan fungsi niaga perusahaan yang berorientasi kepada pelanggan, yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada Direktur Niaga.
Struktur organisasi di
unit divisi Corporate Communication dalam PT. Garuda Indonesia dipimpin oleh
seorang Vice President dan juga 4 Senior Manager untuk mendukung program
kerjanya yaitu Senior Manager Public Relations, Senior Manager Employee
Communication, Senior Manager Corporate Identity Management, Senior Manager
Corporate Social Responsibility serta terdapat Manager Protocol and Event. Vice
President dan keempat Senior Manager serta Manager Protocol and Event mempunyai
tugas masing-masing dalam menjalankan pekerjaan sebagai berikut :
- Vice President Corporate Communication: Menjamin terciptanya reputasi perusahaan yang positif dan tersedianya informasi mengenai perusahaan bagi stakeholders/shareholder secara cepat dan uptodate melaluiperencanaan, koordinasi, pengendalian dan evaluasi strategis serta program komunikasi perusahaan yang meliputi Public Relations, Media Melations, employee communication, corporate identity, corporate data center dan Corporate Social Responsibility (CSR) termasuk didalamnya Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), sesuai ketentuan dan peraturan perundanganyang berlakuserta prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).
- Senior Manager Public Relations: Memastikan penyelenggaraan komunikasi eksternal perusahaan yang efektif melalui penerapan strategi Public Relations (Internal& Eksternal) guna mendukung peningkatan produktivitas karyawan dan image/reputasi perusahaan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).
- Senior Manager Employee Communication: Memastikan penyelenggaraan komunikasi perusahaan melalui penerapan strategi komunikasi internal yang efektif guna mendukung peningkatan produktivitas karyawan dan image/reputasi perusahaan sesuai prinsipGood Corporate Governance(GCG).
- Senior Manager Corporate Identity Management: Memastikan penyelenggaraan komunikasi perusahaan melalui penerapan strategi Corporate Identity Management yang efektif guna mendukung peningkatan produktivitas perusahaan melalui corporate identity dan image/reputasi perusahaan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).
- Senior Manager Corporate Social Responsibility: Memastikan terlaksananya program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) dan Corporate Social Responsibility (CSR), melalui penyaluran dana dan hibah serta program-program yang memberikan manfaat kepada masyarakat di wilayah usaha perusahaan guna mendukung pencapaian sasaran perusahaan sesuai peraturan perundangan dan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
- Manager Protocol and Event Menyaring event yang dibuat masing-masing unit dalam Corporate Communication PT. Garuda Indonesia dan menyesuaikannya dengan standar perusahaan serta membuat event tersebut menarik. Manager Protocol and Event juga berfungsi seperti protokol Negara, dengan membantu seluruh keperluan direksi termasuk pengawalan dan pendampingan kemanapun direksi pergi.
Peramalan Gaji
Gaji pada umumnya merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh para karyawan yang mempunyai jenjang jabatan manager, dan dibayarkan secara tetap per bulan. Sedangkan upah merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan pelaksana (buruh) umumnya dibayarkan berdasarkan hari kerja, jam kerja, atau jumlah satuan produk yang dihasilkan oleh karyawan. Dalam suatu perusahaan terdapat berbagai unsur dari biaya dan upah yang keseluruhannya disebut dengan biaya tenaga kerja. unsur-unsur gaji dan upah seperti terterah dibawah ini :
Gaji pada umumnya merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh para karyawan yang mempunyai jenjang jabatan manager, dan dibayarkan secara tetap per bulan. Sedangkan upah merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan pelaksana (buruh) umumnya dibayarkan berdasarkan hari kerja, jam kerja, atau jumlah satuan produk yang dihasilkan oleh karyawan. Dalam suatu perusahaan terdapat berbagai unsur dari biaya dan upah yang keseluruhannya disebut dengan biaya tenaga kerja. unsur-unsur gaji dan upah seperti terterah dibawah ini :
- Gaji PokokGaji pokok merupakan gaji yang telah ditetapkan perusahaan berdasarkan kontrak kerjanya.
- PremiPremi adalah upah tambahan yang diberikan kepada karyawan dikarenakan karyawan tersebut telah bekerja dengan baik melebihi standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Misalnya perusahaan telah menetapkan output standar yang harus diselesaikan sebanyak 20 unit/hari, maka bagi karyawan tersebut akan diberikan upah tambahan sebesar jumlah kelebihan standar.
- LemburLembur merupakan upah yang dibayarkan kepada karyawan yang melebihi jam kerja yang telah ditetapkan sebelumnya. Biasanya karyawan yang telah melakukan pekerjaan melebhi jam kerjanya maka akan ada tarif yang lebih tinggi dibandingkan tarif biasa.
- BonusBonus merupakan upah yang diberikan perusahaan pada suatu tahun fiskal memperoleh keuntungan yang ditetapkan setelah berkonsultsi dengan pemerintah dan serikat kerja.
- CatuCatu merupakan upah yang diberikan perusahaan kepada karyawan dalam bentuk barang, misalnya minyak, gula dan sebagainya.
- Perlengkapan dan sarana lainMerupakan upah yang diterima karyawan secara tidak langsung, upah ini berupa bentuk jasa seperti: hiburan, pelayanan kesehatan, dan transportasi yang diterima tidak dalam bentuk uang.
Jadi pada PT Garuda Indonesia sendiri setiap karyawan akan mendapatkan gaji yang berbeda-beda sesuai dengan jabatan, pendidikan dan keahlian masing-masing, sebagai contoh disini saya akan memberikan perkiraan gaji dengan jabatan yang berbeda di PT Garuda Indonesia :
- Account Manager Rp 10,0 Jt
- Account Officer Rp 2,5 Jt
- Account Staff Rp 2,5 Jt
- Accounting Rp 4,0 Jt
- Accounting Manager and Office Manager Rp 12,0 Jt
- Accounting Staff Rp 6,0 Jt
- Administration Staff Rp 2,5 Jt
- Aircraft Maintenance Planner Rp 8,0 Jt
- Aircraft Technician Rp 10,0 Jt
- Analyst Rp 7,1 Jt
- Analyst Intern Rp 2,5 Jt
- Assistant Office Manager Rp 10,0 Jt
- Copilot Rp 19,5 Jt
- Costumer Service Rp 4,0 Jt
- Crew Rp 4,0 Jt
- Maintenance Technician Rp 4,0 Jt
- Management Trainee Rp 6,1 Jt
- Manager Operasi Rp 16,5 Jt
- Marketing Rp 11,5 Jt
- Marketing & Sales Executive Rp 6,0 Jt
- Marketing Staff Development Program Rp 6,0 Jt
- Operation Analyst Rp 10,0 Jt
- Pilot Rp 36,0 Jt
- PPC Manager Rp 12,0 Jt
- Pramugara Rp 6,0 Jt
- Pramugari Rp 8,1 Jt
- Quality & System Proc. Audit Specialist Rp 8,0 Jt
- Quality Assurance Rp 8,0 Jt
- Reservation Staff Rp 1,5 Jt
SUMBER
:
http://laodesamsir.blogspot.co.id/2014/09/desain-dan-analisis-pekerjaan.htmldiakses pada 26/10/2017
http://inigajipegawai.blogspot.co.id/2016/10/gaji-pegawai-garuda-indonesia-all.htmldiakses pada 26/10/2017
http://rofiahekawati-komunikasiinternalrabu.blogspot.co.id/2014/06/uas-komunikasi-internal.html diakses pada 26/10/2017
http://tamrinhayat.blogspot.co.id/2015/04/desain-dan-analisis-pekerjaan.html diakses pada 26/10/2017
https://purubaya92.files.wordpress.com/2013/06/structure_organisasi.jpg diakses pada 26/10/2017
http://thesis.umy.ac.id/datapublik/t52709.pdf diunduh pada 26/10/2017
http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/511/jbptunikompp-gdl-rimarismay-25503-2-unikom_r-i.pdf diakses pada 26/10/2017
http://rofiahekawati-komunikasiinternalrabu.blogspot.co.id/2014/06/uas-komunikasi-internal.html diakses pada 26/10/2017
http://inigajipegawai.blogspot.co.id/2016/10/gaji-pegawai-garuda-indonesia-all.html diakses pada 27/10/2017
http://inigajipegawai.blogspot.co.id/2016/10/gaji-pegawai-garuda-indonesia-all.html diakses pada 27/10/2017

Tidak ada komentar:
Posting Komentar